FENOMENA KAOS JOHNNY CUPCAKES. Bukti bahwa kaos polos dan design unik bisa jadi bisnis menarik.

Sadar atau tidak mungkin Anda sering melihat kaos dengan gambar dibawah ini. Gambar sebuah kue (Cupcake) dengan tulang bersilang dibawahnya tersebut adalah logo dari merek kaos bernama JOHNNY CUPCAKES. Kaos ini mulai terkenal di Negara asalnya di Amerika Serikat, sampai sekarang menjadi sebuah merek besar yang mendunia. Bisnis kaos yang melejit ini dimiliki oleh seorang pemuda bernama Johnny Earle.

Nama Johnny Earle benar-benar membawa berkah bagi pemiliknya. Nama tersebut menjadi inspirasi lahirnya industri kaos oblong yang berhasil meraup sukses di Amerika Serikat (AS).

Bermula dari sebuah sapaan. Johnny Earle, yang bekerja di emporium musik Newbury Cosmic, Braintree, Massachussets, mendapati dirinya kerap dipanggil dengan sapaan berbeda oleh teman-temannya. Ada yang memanggil, “Hei, Johnny Appleseed; Johnny Pancakes hingga Johnny Cupcakes!”.

Dari sapaan tersebut, Earle kemudian terpikir mengabadikan namanya dalam sebuah kaos. Kesempatan tiba, pada tahun 2000, Earle diminta untuk membuat kaos untuk band metalnya, On Broken Wings. Selain membuat kaos buat bandnya, Earle juga membuat kaos dengan gambar cupcake, dipadukan dengan tulang bersilang dibawahnya. Inspirasinya berasal dari gambar tengkorak yang biasa terdapat pada bendera bajak laut, hanya saja dia mengganti gambar tengkorak itu dengan cupcake.

Apa yang dilakukan Earle ternyata mendapat respon. teman-temannya mengetahui Earle membuat kaos dengan design unik tersebut, lantas bertanya-tanya. “Dimana kamu mendapatkannya? Rotikah itu? Atau toko film dewasa?”. Pertanyaan sama juga datang dari orang-orang saat melihat kaosnya.

Merasa kaosnya memiliki daya tarik, Earle kemudian memproduksi kaos buatannya dan berhasil menjual setengah lusin per hari. Earle memanfaatkan tempat barang di mobil Toyota Camry tahun 1989 miliknya saat pertama kali menjualnya.

Earle membeli kaos-kaos polos dengan harga murah dari sebuah toko sablon kaos yang dikenalnya. Satu kaos polos ditambah sablon dihargai antara Rp 40.000 – Rp 50.000. Earle kemudian menjual dengan  harga antara Rp 80.000 – Rp 100.000.

Selain desain Johnny Cupcakes, Earle juga menciptakan desain-desain baru yang bernuansakan budaya pop. Dia lalu memasarkannya secara langsung kepada konsumen dengan menggunakan alamat email yang dikenalnya.

Usaha kaos Earle terus berkembang seiring perjalanan bandnya, On Broken Wings, yang berhasil mendapatkan kontrak dari label rekaman. Pada saat konser musik keliling AS, Earle juga memanfaatkan waktu untuk berjualan kaos.

Sambutan konsumen terhadap kaosnya terbukti luar biasa. Di setiap kota yang dia kunjungi, banyak orang yang tertarik dengan kaosnya. Di samping itu, bertambahnya para penggemar bandnya menggunakan kaos ala Cupcakes turut meningkatkan penjualannya.

Merasa karyanya semakin mendapat apresiasi, Earle kemudian mendaftarkan usahanya ke web penjualan. Selain itu, dia juga memajang kaosnya di rumah orang tuanya. Dia juga mematenkan logo dan nama Johnny Cupcakes.

Untuk meningkatkan kualitas kaosnya, Earle memulai kerja sama dengan pembuat kaos Apparel Amerika pada 2003. Dia juga mengikuti ajang pameran yang diadakan di Las Vegas. Salah satu kelebihan yang ditonjolkan Earle, adalah kaos buatannya diproduksi secara terbatas.

Terobosan usaha yang dilakukan Earle mencapai puncaknya pada 2005, Earle menyewa sebuah garasi dengan sewa USD 700 per bulan dari rumah orang tuanya. Di sanalah outlet pertama Johnny Cupcakes berdiri.

Salah satu yang istimewa dari outlet johnny Cupcakes adalah desainnya yang menyerupai toko roti, di sana terdapat tempat pembuatan roti, loyang-loyang wadah roti, termasuk etalase yang biasa digunakan untuk menjual aneka roti. Usaha kaos JOHNNY CUPCAKES ini terus berkembang dan menjadi global. Johnny sendiri saat ini diakui sebagai the best young entrepreneur di Amerika.

Di-edit dari: Seputar Indonesia

This entry was posted in Artikel Kaos, Design Kaos Kreatif and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.